Manusia Akan Hilang. Cerita Abadi Lewat Tulisan

Senin, 23 Desember 2013

On 22.24 by Jejakpena in    No comments
Alay...gue ngga tau kapan persisnya kata 'alay' ini ditemukan oleh ahli-ahli bahasa Indonesia, dan gue juga ngga tau persis sih apa arti 'alay' . Ada yang bilang anak lebay , ada yang bilang anak layangan , malah ada yang parah banget bilang alay itu kepanjangannya anak jablay, hahaha. Parah banget nih yang bilang anak jablay . kalo ternyata dia anaknya ibu-ibu yang semacam kaya mama dedeh ? nah lho ...
 
Kata 'alay' itu biasanya dipake sama orang-orang yang katanya 'mutlak gaul' semacam ehem .. "GUE" , untuk mendeskripsikan anak-anak baru gede yang sok gaul .
Ciri-ciri anak abg sok gaul yang berhak mendapat predikat alay adalah :
 
1. Suka banget sama lagu-lagu "band nyanyi 1 lagu, terkenal" yang biasanya genrenya adalah metal (melayu total). apalagi kalo tentang cinta-cintaan , behh , penuh tuh di hape dual sim card kacangan punyanya .
 
2. Merasa tingkat kekerenannya langsung melejit ketingkat paling dewa kalo udah pernah nonton reality music (or whatever it named) semacam d*hsy*t dan lain-lain yang jam tayangnya itu pagi dimana dia seharusnya berada di sekolah .
 
3. Dan yang paling ultimate , tulisan besar kecil dan terkadang mengganti huruf dengan angka . misal (maaf) "Gw Kb3lEt g4uL NieeChh . Gw Ud4h g4uL Lom yAch ?" (warning : jika lu berani nyoba ngelakuin hal yang disebutkan dalam "ciri ultimate" ini , dalam hitungan beberapa detik , predikat alay sudah melekat didalam diri lu . sadis)
 
Anyway, menurut gue alay itu masih manusiawi kok, gue pernah alay, bahkan sampe sekarang, huehe. Beberapa temen gue yang sekarang ini udah tobat ke 'mutlak gaul' juga pernah alay . Menurut gue ngga apa-apa anak abg itu alay , asal jangan kelewatan dan merugikan orang lain . untuk menjadi 'mutlak gaul', seseorang sudah hampir pasti akan melewati tahap-tahap alay nya terlebih dahulu. Berbeda dengan 'gaul natural' yang emang dari lahir udah gaul banget semcam anak-anaknya aktor-aktris hollywood itu dan pesepakbola . meraka gaul tanpa melewati kelamnya masa-masa "ngalay" .
 
Apa?
lu ngga percaya gue pernah 'alay' ?
percayalah kawan , orang 'mutlak gaul' semacam gue ini pun pernah melewati masa alay . tapi untung gue cepat bertobat, huehehe. Oh iya sebelum gue tutup tulisan ini, ada salah satu hipotesis dari Raditya Dika tentang "Alay" yaitu " Alay tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat indonesia, karena alay merupakan siklus kehidupan masyarakat di Indonesia. Siklus hidup masyarakat Indonesia itu mulai dari ' lahir -> bayi -> anak - anak -> remaja -> alayyy -> dewasa, huehehe.
 
Thanks for reading :)

0 komentar:

Posting Komentar