Manusia Akan Hilang. Cerita Abadi Lewat Tulisan

Selasa, 14 Januari 2014

On 23.54 by Jejakpena in    No comments
Pernah ada yang berkata bahwa cinta itu tulus, tak memandang siapa yang dicintai, tak memandang kebahagiaan orang yang mencintainya. Kali ini aku ingin mengutarakan sesuatu yang sejak lama aku pendam. Ini tentang hatiku, sesuatu yang tak begitu penting di matamu..mungkin. Hanya sebuah perasaan tak bermakna sama sekali, tapi ini sungguh benar adanya..
 
Pernahkah kau berfikir sebelumnya dalam diamku terdapat sebuah cinta..??
Pernahkah kau berfikir sebelumnya dalam kesendirianmu aku selalu menatapmu dari jauh..
Dan pernahkah kau berfikir sebelumnya, bahwa dalam setiap ketidakhadiranmu selalu terdapat sebuah penantian dariku..??
Hey kau putri yang jauh disana, aku tau ini sangat tidak rasional dan sangatlah gila, tapi aku tak mampu menyembunyikannya..
Selalu saja ada perasaan yang mendesakku untuk terus bertahan dan menahan rasa yang semakin menjadi-jadi di setiap harinya.
 
Teruntuk kau yang jauh disana.. 
Dapatkah sedikit saja kau pedulikan hatiku ini, setidaknya untuk mengurangi setiap rindu yang tersimpan dalam hatiku. .
Hey putri yang jauh disana, apakah mungkin jika aku menghapus perasaan yang seharusnya tidak bermunculan di hati ini…?? 
Bagiku tak mengapa jika ada salah satu hal yang tak terbalaskan, asal kau tak berubah dan pergi..
Hey putri yang jauh disana, bolehkah aku mengungkapkan sesuatu padamu…???
Aku tak sanggup jika harus menahan semua rasa ini, aku tak sanggup mengendalikan setiap gejolak rasa yang mendesak untuk bertemu pemilik sejatinya..
Andai saja keberanian berpihak padaku, dan tuhan mengijinkanku untuk mencintaimu selamanya.. maka akan kulakukan seperti biasanya. Tahukah kau…, ketika kita bertemu ataupun saat kau menatapku, seluruh tubuhku gemetar dan lemas tak berdaya di hadapanmu.

Tak melihatmu sehari membuatku semakin merasa sakit, karena kau adalah …
Bagian dari keceriaanku..
Bagian dari semangatku..
Bagian dari hari-hariku..
Dan bagian dari cerita hidupku..
Satu kali saja kau mau diam disampingku, mendengarkan setiap kata yang kuucapkan selama berada disisimu..
Akan kutakan yang sesungguhnya, bahwa aku memilih untuk diam karena ..
Aku sangat menyayangimu …

Teruntuk **** :')

0 komentar:

Posting Komentar